
SUMENEP |Detakindo.com – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumenep menggelar lokakarya penguatan kelembagaan, kaderisasi, dan akreditasi dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis PC GP Ansor Sumenep untuk memperkuat tata kelola organisasi, mengoptimalkan kaderisasi, serta mendorong percepatan akreditasi hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting.
Ketua PC GP Ansor Sumenep, KH. Qumri Rahman, mengatakan bahwa lokakarya tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan roadshow PC GP Ansor ke seluruh PAC se-Kabupaten Sumenep pada bulan sebelumnya.
Menurutnya, terdapat tiga target utama yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut.
Pertama, mengaktifkan kembali seluruh 294 ranting GP Ansor di Kabupaten Sumenep melalui pembaruan surat keputusan (SK), sekaligus memastikan roda organisasi berjalan dengan baik.
Kedua, kaderisasi formal, baik PKD, Diklatsar maupun Dirosah, wajib dilaksanakan di seluruh PAC Ansor se-Kabupaten Sumenep.
Ketiga, PC GP Ansor Sumenep menargetkan pelaksanaan akreditasi PAC dan ranting secara serentak dan sesegera mungkin. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kelembagaan serta memastikan seluruh tingkatan organisasi berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Sementara itu, Adi Purnomo selaku pemantik dalam lokakarya tersebut memaparkan sejumlah persoalan mendasar yang ditemukan dari hasil roadshow ke berbagai PAC.
Ia membagi persoalan organisasi menjadi dua kategori, yakni masalah internal dan eksternal.
Pada aspek internal, terdapat enam persoalan utama yang perlu mendapat perhatian, meliputi kepemimpinan dan kepengurusan, sumber daya manusia (SDM), kegiatan organisasi, kaderisasi, penguatan kelembagaan, serta persoalan ekonomi, baik pada tingkat kelembagaan maupun kader.
“Adapun persoalan eksternal setidaknya mencakup tiga hal, yaitu bagaimana mengelola pemangku kepentingan (stakeholder), krisis calon kader, serta kondisi lingkungan yang kurang mendukung,” jelasnya.
Menurut Adi, pemetaan persoalan tersebut penting sebagai dasar untuk merumuskan langkah pembenahan organisasi yang lebih terarah, sehingga penguatan kelembagaan dan kaderisasi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Lokakarya ini dihadiri jajaran wakil ketua PC GP Ansor Sumenep, meliputi bidang keorganisasian, kaderisasi, dan akreditasi. Hadir pula perwakilan seluruh PAC se-Kabupaten Sumenep, khususnya wakil ketua yang membidangi keorganisasian, kaderisasi, dan akreditasi.
Melalui kegiatan tersebut, PC GP Ansor Sumenep berharap pembenahan organisasi dapat berjalan lebih terukur, mulai dari tingkat cabang hingga ranting, sehingga Ansor semakin solid dan mampu memperkuat peran kader di tengah masyarakat.







