
SUMENEP | Detakindo.com — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Guluk-Guluk menggelar Temu Kandang sekaligus peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-16, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan nuansa kekeluargaan, kepedulian sosial, serta penguatan nilai-nilai luhur persaudaraan.
Mengusung tema “Merawat Ajaran Leluhur, Mempererat Persaudaraan, Meneguhkan PSHT dan Pesantren”, kegiatan ini dikemas dengan santunan anak yatim dan diskusi reflektif yang menghadirkan K. M. Faizi, M.Hum. sebagai pemateri.
Diskusi tersebut menjadi ruang untuk menggali kembali nilai-nilai ajaran leluhur, memperkuat makna persaudaraan, serta membangun hubungan harmonis antara PSHT dan pesantren sebagai bagian penting dari kehidupan sosial dan pendidikan masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah, jajaran pengurus Cabang PSHT Sumenep, anggota DPRD Kabupaten Sumenep K. Asy’ari Muthhar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), serta pengurus ranting PSHT se-Kabupaten Sumenep.
Kehadiran para tokoh pesantren, unsur pemerintahan, dan keluarga besar PSHT tersebut menjadi bagian penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarelemen masyarakat.
Momentum Harlah ke-16 ini tidak hanya menjadi perayaan perjalanan organisasi, tetapi juga pengingat bahwa persaudaraan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Santunan anak yatim menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial, sementara diskusi menjadi ikhtiar menjaga agar ajaran luhur tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Melalui Temu Kandang dan Harlah ke-16 ini, PSHT Ranting Guluk-Guluk diharapkan terus menjaga marwah persaudaraan, memperkuat hubungan dengan pesantren, serta hadir memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.







