Detakindo.com

Mendetak Fakta, Menyuarakan Bangsa

Iklan 160x600

Keren! Wisuda UA 2026 Jadi Momentum Duta Lingkungan Bergerak Bersihkan Sampah di Kampus

SUMENEP | Detakindo.com – Wisuda Ke-XXVIII Universitas Annuqayah (UA), Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tak hanya menjadi momentum merayakan keberhasilan akademik. Di tengah kemeriahan prosesi

Duta Lingkungan Universitas Annuqayah bergerak memungut sampah dan menjaga kebersihan area kampus saat pelaksanaan Wisuda Ke-XXVIII UA 2026 di Guluk-Guluk, Sumenep. Aksi ini menjadi wujud kepedulian terhadap lingkungan di tengah kemeriahan wisuda.

SUMENEP | Detakindo.com – Wisuda Ke-XXVIII Universitas Annuqayah (UA), Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tak hanya menjadi momentum merayakan keberhasilan akademik. Di tengah kemeriahan prosesi wisuda 2026, para Duta Lingkungan UA menunjukkan aksi nyata dengan memungut sampah dan menjaga kebersihan area kampus.

Gerakan tersebut menjadi pemandangan inspiratif di tengah padatnya aktivitas wisuda. Saat para wisudawan dan keluarga menikmati momen bahagia, para Duta Lingkungan bergerak menyisir sejumlah titik yang menjadi lokasi berkumpulnya pengunjung untuk memastikan lingkungan kampus tetap bersih dan nyaman.

Aksi ini sekaligus membawa pesan bahwa perayaan keberhasilan tidak seharusnya meninggalkan persoalan bagi lingkungan. Kepedulian terhadap kebersihan dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti memungut sampah dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan.

Ketua Panitia Wisuda 2026 Universitas Annuqayah, Syafiqurrahman, M.Pd., mengatakan gerakan tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen kampus yang mengusung tagline Tatakrama dan Berwawasan Lingkungan.

Menurutnya, kegiatan wisuda yang dihadiri wisudawan, keluarga, tamu undangan, dan panitia dalam jumlah besar berpotensi meningkatkan volume sampah. Karena itu, diperlukan kepedulian bersama agar kebersihan lingkungan kampus tetap terjaga.

“Dengan tagline kampus Tatakrama dan Berwawasan Lingkungan, wisuda di Universitas Annuqayah merupakan salah satu kegiatan kampus yang menghadirkan banyak orang dalam satu waktu. Kehadiran wisudawan, keluarga, tamu undangan, dan panitia tentu turut meningkatkan aktivitas di lingkungan kampus, termasuk potensi bertambahnya sampah,” ujarnya, Selasa (28/10/2026).

Ketua LPTNU Sumenep tersebut menambahkan, keberadaan Duta Lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan sekaligus memberikan teladan kepada seluruh pengunjung.

“Kebersihan bukan semata-mata tugas petugas kebersihan. Setiap orang yang hadir dalam kegiatan kampus memiliki tanggung jawab untuk menjaga ruang bersama agar tetap nyaman dan sehat. Pesan yang dibawa pun sederhana, tetapi bermakna: datang membawa kebahagiaan, pulang tanpa meninggalkan sampah,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Lingkungan Hidup Wisuda 2026, Muktirrahman, menyampaikan bahwa gerakan Duta Lingkungan dalam Wisuda Ke-XXVIII UA menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari.

“Kampus merupakan ruang pembelajaran yang lebih luas. Nilai-nilai kepedulian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan gotong royong dapat dipraktikkan secara langsung melalui berbagai kegiatan, termasuk menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, panitia juga telah memasang sejumlah imbauan di beberapa titik lokasi untuk mengingatkan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.

Menurut Muktirrahman, perguruan tinggi tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Kampus juga memiliki tanggung jawab menanamkan nilai sosial dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kepada seluruh civitas akademika.

“Perguruan tinggi bukan sekadar mengejar prestasi akademik. Ada tanggung jawab sosial yang perlu tumbuh bersama ilmu pengetahuan, salah satunya menjaga lingkungan agar tetap lestari. Mereka bukan hanya hadir untuk membersihkan sampah, melainkan turut membangun kesadaran bahwa lingkungan yang terjaga lahir dari kebiasaan baik yang dilakukan secara bersama-sama,” jelasnya.

Gerakan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan semestinya berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap alam. Wisuda bukan hanya tentang toga, ijazah, dan pencapaian pribadi, melainkan juga kesempatan untuk menumbuhkan nilai-nilai positif di tengah masyarakat.

Melalui aksi sederhana para Duta Lingkungan, Universitas Annuqayah berupaya membangun budaya kampus yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan. Sebab, kampus yang baik bukan hanya mampu melahirkan lulusan berprestasi, tetapi juga membentuk insan yang peduli terhadap sesama dan lingkungan.

Gerakan ini diharapkan tidak berhenti pada momentum wisuda, tetapi menjadi kebiasaan bersama dalam setiap kegiatan kampus. Merayakan kelulusan boleh dengan penuh kebahagiaan, tetapi menjaga kebersihan tetap menjadi tanggung jawab semua orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan 160x600

Detakindo.com

Mendetak Fakta, Menyuarakan Bangsa