
SUMENEP | Detakindo.com – Ikatan Keluarga Alumni Miftahul Ulum Batang-Batang (IKAMUBA) menggelar temu alumni dan santunan anak yatim dalam rangka memperingati Hari Santri, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kecintaan alumni terhadap almamater dan para masyayikh.
Ketua Umum IKAMUBA, Adi Purnomo, dalam sambutannya menegaskan bahwa alumni memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan serta mendukung perkembangan lembaga yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka.
Ia berharap seluruh alumni terus bergandengan tangan, memperkuat kecintaan terhadap almamater, menghormati para guru, serta menjaga ikatan batin dengan para masyayikh.
“Alumni harus terus menjaga kebersamaan dan memperkuat kecintaan kepada almamater, para guru, terlebih kepada masyayikh yang telah memberikan ilmu dan mendidik kita,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, IKAMUBA telah menyiapkan program sederhana yang akan dilaksanakan secara rutin, yakni *kompolan* atau pertemuan bulanan alumni. Program tersebut diharapkan menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, baik antarsesama alumni, alumni dengan dewan guru, maupun alumni dengan masyarakat.
Menurut Adi, keberadaan alumni tidak cukup hanya menjadi bagian dari sejarah almamater. Lebih dari itu, alumni harus mampu menjaga nilai-nilai pendidikan dan keteladanan yang diwariskan para guru.
Ia secara khusus mengajak seluruh alumni untuk terus meneladani sosok KH. Abd. Majid Ilyas, yang dikenal sebagai pendidik dengan kecintaan mendalam terhadap dunia pendidikan.
“Beliau adalah sosok pendidik yang begitu mencintai dunia pendidikan. Keteladanannya terlihat dari cara beliau mendidik santri dengan penuh kelembutan, keikhlasan, cinta, dan kasih sayang. Beliau juga dikenal tidak pernah absen dalam menjalankan tugas mendidik santri,” ungkapnya.
Adi menilai, keteladanan KH. Abd. Majid Ilyas merupakan warisan berharga yang perlu terus dijaga dan diteruskan oleh seluruh alumni. Kisah perjuangan dan pengabdian beliau, baik yang terdokumentasi di berbagai media maupun yang diceritakan dari generasi ke generasi oleh para alumni, menjadi pengingat tentang pentingnya keikhlasan dalam dunia pendidikan.
Ia berharap seluruh alumni senantiasa istiqamah dalam meneladani perjuangan dan nilai-nilai yang telah dicontohkan oleh KH. Abd. Majid Ilyas.
Dalam kesempatan tersebut, Adi juga menyampaikan terima kasih kepada para masyayikh, dewan guru, serta seluruh alumni yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan temu alumni dan santunan anak yatim tersebut.
Sementara itu, K. Toyyin Syukri selaku perwakilan pengasuh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para alumni yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat hubungan antara alumni dan almamater. Dirinya juga mengajak seluruh alumni untuk senantiasa meneladani sosok KH. Abd. Majid Ilyas dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh alumni, di antaranya Hosnan Natsir selaku ketua periode sebelumnya, H. Matlawi, Sakrani, Molqi, dan Kam Imam.
Melalui temu alumni ini, IKAMUBA berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta keteladanan para masyayikh terus tumbuh di kalangan alumni, sehingga hubungan dengan almamater tidak hanya terjaga melalui silaturahmi, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi pendidikan dan masyarakat.







