
JAWA TIMUR | Detakindo.com – Pemberian penghargaan kepada Ning Lia sebagai Politisi Humanis Indonesia mendapat apresiasi dari Moh. Syauqi, Sekretaris BEM Nusantara Jawa Timur. Penghargaan tersebut dinilai menjadi bentuk pengakuan terhadap pentingnya nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan keberpihakan kepada masyarakat dalam dunia politik.
Menurut Moh. Syauqi, politik sejatinya tidak hanya berkutat pada persoalan kekuasaan dan jabatan. Lebih dari itu, politik harus menjadi ruang perjuangan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia menilai, seorang politisi yang mengedepankan pendekatan humanis harus mampu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, memahami kebutuhan rakyat, serta membangun komunikasi yang terbuka dengan berbagai kalangan.
“Politik tidak semata-mata berbicara tentang kekuasaan dan jabatan, tetapi juga tentang bagaimana seorang pemimpin mampu hadir, mendengarkan aspirasi, memahami persoalan rakyat, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat dengan pendekatan yang humanis,” ungkap Moh. Syauqi.
Ia menegaskan, nilai-nilai kemanusiaan perlu menjadi fondasi utama dalam kehidupan politik Indonesia. Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap seorang politisi tidak hanya dibangun melalui jabatan atau popularitas, tetapi juga melalui kepedulian, integritas, dan komitmen dalam memperjuangkan kepentingan publik.
Menurutnya, penghargaan kepada Ning Lia diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni atau pengakuan semata. Lebih jauh, penghargaan tersebut harus menjadi inspirasi bagi para politisi lainnya untuk membangun budaya politik yang lebih terbuka, inklusif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Di tengah beragamnya pandangan dan kepentingan politik, pendekatan humanis juga dinilai penting untuk mendorong dialog, merawat perbedaan, serta mencari solusi bersama tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.
“Politik yang baik adalah politik yang tetap menempatkan manusia sebagai pusat perjuangan. Seorang politisi harus mampu merangkul berbagai kalangan dan menjadikan perbedaan sebagai ruang untuk berdialog serta mencari solusi bersama,” tegasnya.
Moh. Syauqi berharap, penghargaan Politisi Humanis Indonesia yang diberikan kepada Ning Lia dapat memperkuat kesadaran bahwa politik harus senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Dengan demikian, politik tidak hanya menjadi sarana meraih kekuasaan, tetapi juga menjadi jalan pengabdian untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik, adil, dan bermartabat.







