SUMENEP | DetakIndo.com – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menggunakan jeriken di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan.
Praktik pengisian BBM menggunakan jeriken tersebut diduga semakin sering terjadi. Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh, aktivitas pengisian BBM ke dalam wadah jeriken terlihat di area SPBU Ganding dengan kode SPBU 5469413 pada Selasa, 25 Agustus 2026.
BBM yang diduga disalurkan menggunakan jeriken tersebut di antaranya jenis Solar dan Pertalite. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi di SPBU, mengingat BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor yang telah ditentukan sesuai ketentuan pemerintah.
Dokumentasi di lokasi juga memperlihatkan aktivitas pelayanan pengisian BBM di sejumlah dispenser SPBU. Di area SPBU tampak pula papan informasi terkait alur BBM subsidi serta tulisan “Solar Kosong”.
Maraknya pengisian BBM subsidi menggunakan jeriken dinilai perlu mendapat perhatian dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait. Pengawasan diperlukan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan tertentu.
Masyarakat juga meminta adanya transparansi terkait mekanisme pengisian BBM menggunakan jeriken, termasuk siapa yang diperbolehkan membeli BBM subsidi dalam wadah tertentu serta untuk kebutuhan apa BBM tersebut disalurkan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi berwenang terkait dugaan aktivitas penyaluran BBM subsidi menggunakan jeriken tersebut. Klarifikasi dari pihak terkait diperlukan agar informasi mengenai kegiatan tersebut dapat diketahui secara utuh dan berimbang.






