Dari Tanam hingga Panen, DKPP Sumenep Kawal Budidaya Tembakau untuk Tingkatkan Hasil Petani

Avatar

Selasa, 1 September 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

For: DetakIndo.com

i

For: DetakIndo.com

SUMENEP | DetakIndo.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep terus melakukan pendampingan terhadap petani tembakau mulai dari tahap persiapan lahan hingga memasuki masa panen.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga produktivitas sekaligus mendorong peningkatan kualitas tembakau yang dihasilkan petani di Kabupaten Sumenep.

Tembakau merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, proses budidayanya perlu dilakukan secara tepat agar tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan kualitas yang sesuai dengan harapan petani.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan keberhasilan budidaya tembakau tidak terlepas dari kerja keras petani serta pendampingan yang dilakukan pemerintah melalui jajaran penyuluh pertanian.

Kami terus mendorong petani agar melakukan budidaya tembakau dengan memperhatikan setiap tahapan, mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit, penanaman, pemeliharaan hingga proses panen. Pendampingan ini penting agar produktivitas dan kualitas tembakau yang dihasilkan petani semakin baik,” ujarnya.

Menurut Chainur, proses menuju panen merupakan rangkaian panjang yang membutuhkan ketelatenan petani. Selain memastikan tanaman mendapatkan perawatan yang baik, petani juga perlu memperhatikan kondisi lahan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit serta faktor cuaca.

Memasuki masa panen, tanaman tembakau yang telah mencapai tingkat kematangan dipetik secara bertahap. Tahapan pascapanen juga menjadi perhatian karena proses pengolahan dan pengeringan turut menentukan mutu tembakau.

Chainur menyebut keberhasilan panen menjadi salah satu gambaran bahwa potensi pertanian di Sumenep masih sangat besar untuk dikembangkan.

Kami berharap hasil panen yang diperoleh petani dapat memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga petani. Pemerintah akan terus berupaya memberikan pendampingan sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian dan kelompok tani. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan yang muncul selama musim tanam, termasuk perubahan kondisi cuaca serta gangguan hama dan penyakit tanaman.

Bagi petani, keberhasilan panen bukan hanya menjadi penutup dari musim budidaya. Hasil tersebut menjadi buah dari proses panjang yang dimulai sejak pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga penanganan hasil panen.

DKPP Sumenep berharap pembinaan dan pendampingan yang dilakukan dapat mendorong petani semakin memahami teknik budidaya yang baik. Dengan begitu, produktivitas dan kualitas tembakau dapat terus ditingkatkan dari musim ke musim.

Pemerintah daerah juga mendorong agar pengembangan komoditas tembakau tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi turut memperhatikan kualitas hasil serta peningkatan nilai ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan kerja keras petani dan dukungan pendampingan pemerintah, musim panen tembakau diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep.

 

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel detakindo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok BBM Kerap Kosong, Antrean Mengular di SPBU Ganding Diduga Imbas Pengiriman Lambat dan Pembelian Pakai Jeriken
Agustus Kelam, Jatim Melawan, BEM SI Kerakyatan Jatim Gelar Aksi Simbolik Soroti Tragedi dan Ketimpangan
Perkuat Daya Saing UMKM Sumenep, UMSURA Gelar FGD Quadruple Helix Dorong Ekosistem Smart Digital
Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Ganding Disorot, Dugaan Penimbunan Ikut Mencuat
Mengenang Tragedi Agustus, Aliansi BEM Madiun Kirim “Seruan Pertiwi” untuk Indonesia
Kecelakaan Dua Motor di Ellak Daya Lenteng, Identitas dan Kondisi Korban Masih Misterius
Lansia Perempuan Ditemukan Tewas Terbakar di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Olah TKP
KOPRI Jatim Luncurkan Posko Aduan di Muktamar ke-35, Dorong Masyarakat Berani Bersuarakan Keadilan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 08:54 WIB

Stok BBM Kerap Kosong, Antrean Mengular di SPBU Ganding Diduga Imbas Pengiriman Lambat dan Pembelian Pakai Jeriken

Selasa, 1 September 2026 - 19:23 WIB

Dari Tanam hingga Panen, DKPP Sumenep Kawal Budidaya Tembakau untuk Tingkatkan Hasil Petani

Selasa, 1 September 2026 - 18:38 WIB

Agustus Kelam, Jatim Melawan, BEM SI Kerakyatan Jatim Gelar Aksi Simbolik Soroti Tragedi dan Ketimpangan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Perkuat Daya Saing UMKM Sumenep, UMSURA Gelar FGD Quadruple Helix Dorong Ekosistem Smart Digital

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Ganding Disorot, Dugaan Penimbunan Ikut Mencuat

Berita Terbaru