Stok BBM Kerap Kosong, Antrean Mengular di SPBU Ganding Diduga Imbas Pengiriman Lambat dan Pembelian Pakai Jeriken

Avatar

Rabu, 2 September 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Antrian Panjang di SPBU Ganding (For:DetakIndo.com)

i

Dokumentasi Antrian Panjang di SPBU Ganding (For:DetakIndo.com)

SUMENEP | DetakIndo.com – Antrean kendaraan di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menjadi perhatian. Kondisi tersebut disebut terjadi karena stok Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang kerap habis, sementara pasokan berikutnya dinilai belum datang dengan cepat ( 1 Sepetember 2026 ).

Panjang antrean bahkan menjadi pemandangan yang berulang bagi masyarakat yang hendak mendapatkan BBM. Warga yang datang untuk mengisi kendaraan harus menunggu cukup lama karena ketersediaan BBM di SPBU tersebut tidak selalu mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi mengaitkan kondisi tersebut dengan pola pembelian BBM menggunakan jeriken dalam jumlah besar. Menurut pengakuan salah seorang warga yang ikut mengantre, aktivitas pembelian menggunakan jeriken disebut lebih banyak terjadi pada malam hari.

Biasanya kalau sudah kebelakang jam sebelas malam, banyak yang beli pakai jeriken besar. Sekarang diisi, besok sudah kosong lagi,” ungkap warga yang tengah mengantre.

Menurut warga, kondisi tersebut membuat masyarakat yang hanya membutuhkan BBM untuk kendaraan sehari-hari harus kembali menghadapi antrean ketika stok baru tersedia.

Selain persoalan pembelian dalam jumlah besar, warga juga menduga keterlambatan pengiriman pasokan menjadi salah satu faktor yang membuat ketersediaan BBM di SPBU tersebut cepat menipis.

Kondisi itu dinilai semakin terasa ketika kebutuhan masyarakat meningkat, sementara pasokan yang tersedia tidak segera kembali setelah mengalami kekosongan.

Antrean panjang akhirnya menjadi konsekuensi yang harus dihadapi masyarakat. Warga berharap distribusi BBM subsidi dapat berjalan lebih lancar sehingga ketersediaan bahan bakar tetap terjaga dan tidak menimbulkan antrean panjang secara berulang.

Masyarakat juga meminta adanya pengawasan terhadap mekanisme penyaluran BBM subsidi, terutama apabila terdapat pembelian menggunakan wadah seperti jeriken dalam jumlah besar.

Hal tersebut dinilai penting agar BBM subsidi dapat disalurkan secara tepat sasaran dan masyarakat yang membutuhkan untuk aktivitas sehari-hari tetap memperoleh haknya dengan mudah.

Meski demikian, informasi mengenai penyebab pasti sering kosongnya stok serta mekanisme pembelian menggunakan jeriken tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait.

DetakIndo.com masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari pihak SPBU dan instansi berwenang terkait kondisi pasokan, distribusi, serta pengawasan penyaluran BBM subsidi di wilayah Ganding.

 

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel detakindo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Tanam hingga Panen, DKPP Sumenep Kawal Budidaya Tembakau untuk Tingkatkan Hasil Petani
Agustus Kelam, Jatim Melawan, BEM SI Kerakyatan Jatim Gelar Aksi Simbolik Soroti Tragedi dan Ketimpangan
Perkuat Daya Saing UMKM Sumenep, UMSURA Gelar FGD Quadruple Helix Dorong Ekosistem Smart Digital
Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Ganding Disorot, Dugaan Penimbunan Ikut Mencuat
Mengenang Tragedi Agustus, Aliansi BEM Madiun Kirim “Seruan Pertiwi” untuk Indonesia
Kecelakaan Dua Motor di Ellak Daya Lenteng, Identitas dan Kondisi Korban Masih Misterius
Lansia Perempuan Ditemukan Tewas Terbakar di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Olah TKP
KOPRI Jatim Luncurkan Posko Aduan di Muktamar ke-35, Dorong Masyarakat Berani Bersuarakan Keadilan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 08:54 WIB

Stok BBM Kerap Kosong, Antrean Mengular di SPBU Ganding Diduga Imbas Pengiriman Lambat dan Pembelian Pakai Jeriken

Selasa, 1 September 2026 - 19:23 WIB

Dari Tanam hingga Panen, DKPP Sumenep Kawal Budidaya Tembakau untuk Tingkatkan Hasil Petani

Selasa, 1 September 2026 - 18:38 WIB

Agustus Kelam, Jatim Melawan, BEM SI Kerakyatan Jatim Gelar Aksi Simbolik Soroti Tragedi dan Ketimpangan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Perkuat Daya Saing UMKM Sumenep, UMSURA Gelar FGD Quadruple Helix Dorong Ekosistem Smart Digital

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Ganding Disorot, Dugaan Penimbunan Ikut Mencuat

Berita Terbaru