Masuk Desil 8, Warga Tinggal di Rumah Tak Layak; Anggota DPRD Sumenep Dr. H. M. Asy’ari Muthhar Turun Lapangan

Avatar

Minggu, 20 September 2026 - 19:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sumenep Dr. H. M. Asy’ari Muthhar saat mengecek langsung kondisi rumah tidak layak huni milik warga di Desa Ketawang Laok, Minggu 20/9/2026 (Detakindo.com).

Anggota DPRD Sumenep Dr. H. M. Asy’ari Muthhar saat mengecek langsung kondisi rumah tidak layak huni milik warga di Desa Ketawang Laok, Minggu 20/9/2026 (Detakindo.com).

SUMENEP | DetakIndo.com — Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dr. H. M. Asy’ari Muthhar, M.Fil.I., turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di Desa Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Minggu (20/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan secara langsung kondisi tempat tinggal warga sekaligus melihat kebutuhan masyarakat yang dinilai membutuhkan perhatian pemerintah melalui program bantuan rumah tidak layak huni.

Rumah milik Pak Salamet menjadi salah satu yang mendapat perhatian. Berdasarkan data yang ada, keluarga tersebut tercatat dalam desil 8, sehingga kondisi dan status penerima manfaat perlu mendapat perhatian serta verifikasi lebih lanjut dari pemerintah.

Dr. H. M. Asy’ari Muthhar mengatakan, pengecekan lapangan penting dilakukan agar data penerima program bantuan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

Menurutnya, persoalan RTLH tidak cukup hanya dilihat dari data administratif. Kondisi faktual rumah dan keadaan ekonomi masyarakat juga perlu menjadi pertimbangan dalam proses verifikasi dan penetapan penerima bantuan.

Jangan sampai masyarakat yang kondisi rumahnya memang membutuhkan perbaikan luput dari perhatian. Karena itu, pengecekan langsung ke lapangan menjadi penting untuk memastikan data dan kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah terus melakukan pemutakhiran data serta memberikan perhatian terhadap masyarakat yang masih tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting agar program RTLH dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya terkait kebutuhan dasar tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga.

Berita Terkait

Kayu Bertuliskan “Kementerian Kehutanan” dan PT Indah Lestari Muncul di Pantai Dungkek Sumenep
AEB Resmi Dikukuhkan, Konsolidasi Mahasiswa Bondowoso Masuki Babak Baru
Penerima RTLH 2026 Masih Menunggu Kepastian, DPRD Sumenep Minta Pemerintah Jelaskan Kendala
Sumenep-Blitar Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembangunan dan Pelayanan Publik
GMS Geruduk Inspektorat Sumenep, Soroti Pengawasan APBD, BUMD hingga Persoalan Lahan Dungkek
Ketahanan Pangan Jadi Perhatian, JSI Beri Penghargaan kepada DKPP Sumenep
Pengukuhan JSI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme dan Integritas Jurnalis
Arus Kendaraan Tetap Lancar Saat Tatorbangan Culture, Polisi Siapkan Jalur Pengalihan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:45 WIB

Kayu Bertuliskan “Kementerian Kehutanan” dan PT Indah Lestari Muncul di Pantai Dungkek Sumenep

Senin, 21 September 2026 - 11:10 WIB

AEB Resmi Dikukuhkan, Konsolidasi Mahasiswa Bondowoso Masuki Babak Baru

Minggu, 20 September 2026 - 19:45 WIB

Masuk Desil 8, Warga Tinggal di Rumah Tak Layak; Anggota DPRD Sumenep Dr. H. M. Asy’ari Muthhar Turun Lapangan

Kamis, 17 September 2026 - 17:10 WIB

Penerima RTLH 2026 Masih Menunggu Kepastian, DPRD Sumenep Minta Pemerintah Jelaskan Kendala

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

Sumenep-Blitar Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembangunan dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru