
SUMENEP | Detakindo.com — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep resmi menggelar Kick Off Peringatan Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas Kemenag Sumenep, Kamis (1/10/2026).
Mengusung tema “Santri Berdaya, Pesantren Maju, Indonesia Jaya”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat santri dalam menjaga nilai keagamaan, kepedulian sosial, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua PCNU Sumenep, KH. MD Widadi Rahim, menyampaikan bahwa Kabupaten Sumenep memiliki kekayaan besar berupa pesantren dan tradisi keilmuan Islam yang telah mengakar di tengah masyarakat.
“Di Kabupaten Sumenep ini kita memiliki kekayaan besar pesantren. Mari kita kobarkan semangat santri mengaji, santri berakhlak, santri peduli, dan santri berilmu,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan Hari Santri tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat dan kalangan pesantren.
Salah satu agenda besar yang akan digelar yakni PCNU Bershalawat pada 6 Oktober 2026 di depan Pendopo Agung Sumenep, disusul sejumlah rangkaian kegiatan lainnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada PCNU Sumenep atas pelaksanaan rangkaian Hari Santri yang dinilai berlangsung meriah dan melibatkan berbagai unsur.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep menyampaikan banyak terima kasih karena telah melaksanakan Hari Santri begitu meriah. Setiap apa pun yang kita lakukan membutuhkan pengorbanan, keberanian, dan pengabdian untuk terus menjaga keutuhan NKRI,” kata Fauzi.
Ia juga memberikan apresiasi atas berbagai rangkaian kegiatan yang disiapkan PCNU Sumenep dalam memperingati Hari Santri 2026.
“Pemerintah daerah mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PCNU Sumenep karena telah melaksanakan kegiatan Hari Santri dengan begitu meriah, dengan berbagai rangkaian kegiatan,” imbuhnya.
Kegiatan Kick Off tersebut turut dihadiri Pj. Ketua PWNU Jawa Timur KH. Muhammad Balya Firjaun Barlaman, serta mantan Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim, M.Si., yang menjabat pada periode 2010–2015 dan 2016–2021.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Momentum Hari Santri 2026 di Sumenep diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat peran pesantren dan santri, sekaligus meneguhkan semangat pengabdian, keilmuan, akhlak, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.







