Bapenda Sumenep Go Digital: Bayar Pajak Bebas Calo, Buka Layanan Non-Tunai Hingga Fitur Paylater

Avatar

Kamis, 3 September 2026 - 12:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

For: DetakIndo.com

For: DetakIndo.com

SUMENEP | DetakIndo.com – Menghadapi tekanan efisiensi anggaran daerah akibat penyesuaian regulasi fiskal nasional, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep mengambil langkah agresif. Di bawah kepemimpinan Kepala Bapenda Ferdiansyah Tetrajaya, instansi ini mematok kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 10% pada tahun 2026—dua kali lipat dari tren tahun-tahun sebelumnya yang berada di angka 5%.

Langkah berani ini diambil untuk menjaga likuiditas fiskal APBD Sumenep. Berdasarkan data Bapenda, realisasi PAD Kabupaten Sumenep pada tahun 2025 berhasil menyentuh angka Rp382 miliar lebih, yang disokong oleh sektor pajak daerah dan retribusi daerah. Saat ini, capaian realisasi PAD berjalan juga telah mendekati angka 70%.

Untuk mengejar target peningkatan tersebut, Bapenda berfokus pada optimalisasi empat komponen utama PAD, yaitu pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah sesuai amanat UU No. 1 Tahun 2022.

Transformasi Digital dan Layanan Non-Tunai

Kunci utama pencapaian target ini terletak pada integrasi teknologi dan kemudahan pelayanan publik. Bapenda kini menerapkan sistem pembayaran serba digital (e-PBB) dan mekanisme non-tunai di seluruh lini transaksi pembayaran pajak serta retribusi.

Prinsipnya kita ubah dari orang ketemu orang menjadi orang ketemu sistem. Jika orang bertemu orang, potensi kompromi atau percaloan itu ada. Namun dengan sistem digital, semuanya transparan dan instant,” ujar Kepala Bapenda Sumenep.

Inovasi yang dihadirkan meliputi peluncuran anjungan transaksi mandiri (ATM PBB) di pameran Bapenda, di mana wajib pajak cukup memasukkan Nomor Objek Pajak (NOP) untuk memunculkan kode QRIS dan melakukan pembayaran langsung di tempat.

Selain itu, kanal pembayaran kini diperluas tanpa terikat jarak dan waktu. Masyarakat dapat membayar PBB hingga pajak kendaraan bermotor (PKB)—hasil kerja sama Bapenda dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur—melalui berbagai metode digital seperti e-wallet (ShopeePay, GoPay), minimarket (Indomaret), mobile banking, hingga opsi layanan paylater.

Melalui otomatisasi sistem dan jangkauan layanan yang makin luas ini, Bapenda optimistis pendapatan daerah tidak hanya meningkat secara signifikan, tetapi juga akuntabel dan bersih dari praktik percaloan.

Berita Terkait

LPPNU Guluk-Guluk Resmikan “Rumah Bibit” untuk Pertanian Berkelanjutan
Samsat Sumenep Perkuat Pelayanan Pajak Kendaraan, Warga Diingatkan Utamakan Keselamatan
Stok BBM Kerap Kosong, Antrean Mengular di SPBU Ganding Diduga Imbas Pengiriman Lambat dan Pembelian Pakai Jeriken
Dari Tanam hingga Panen, DKPP Sumenep Kawal Budidaya Tembakau untuk Tingkatkan Hasil Petani
Agustus Kelam, Jatim Melawan, BEM SI Kerakyatan Jatim Gelar Aksi Simbolik Soroti Tragedi dan Ketimpangan
Perkuat Daya Saing UMKM Sumenep, UMSURA Gelar FGD Quadruple Helix Dorong Ekosistem Smart Digital
Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Ganding Disorot, Dugaan Penimbunan Ikut Mencuat
Mengenang Tragedi Agustus, Aliansi BEM Madiun Kirim “Seruan Pertiwi” untuk Indonesia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 12:28 WIB

Bapenda Sumenep Go Digital: Bayar Pajak Bebas Calo, Buka Layanan Non-Tunai Hingga Fitur Paylater

Rabu, 2 September 2026 - 22:36 WIB

LPPNU Guluk-Guluk Resmikan “Rumah Bibit” untuk Pertanian Berkelanjutan

Rabu, 2 September 2026 - 19:50 WIB

Samsat Sumenep Perkuat Pelayanan Pajak Kendaraan, Warga Diingatkan Utamakan Keselamatan

Rabu, 2 September 2026 - 08:54 WIB

Stok BBM Kerap Kosong, Antrean Mengular di SPBU Ganding Diduga Imbas Pengiriman Lambat dan Pembelian Pakai Jeriken

Selasa, 1 September 2026 - 18:38 WIB

Agustus Kelam, Jatim Melawan, BEM SI Kerakyatan Jatim Gelar Aksi Simbolik Soroti Tragedi dan Ketimpangan

Berita Terbaru