SUMENEP | DetakIndo.com — Jurnalis Sumenep Independen (JSI) resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Myze Sumenep, Selasa (15/9/2026). Pengukuhan tersebut dihadiri Bupati Sumenep Achmad Fauzi, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), asosiasi pengusaha, tamu undangan, serta para donatur yang turut memberikan dukungan terhadap keberadaan JSI.
Pengukuhan JSI tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen para jurnalis dalam menjalankan tugas secara profesional, independen, dan berintegritas serta tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.
Ketua panitia pengukuhan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, pihak yang telah memberikan dukungan, serta para donatur yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, seorang jurnalis tidak cukup hanya memiliki kemampuan dalam mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi. Lebih dari itu, jurnalis juga harus memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesinya.
“Pelantikan ini tidak hanya sekadar seremonial. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa seorang jurnalis tidak cukup hanya pintar, tetapi juga harus memiliki nilai kemanusiaan yang menjadi salah satu ujung tombak dalam menjalankan profesi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas di tengah tuntutan profesi jurnalistik yang semakin kompleks. Jurnalis diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan materi yang dapat mengganggu independensi dalam menjalankan tugas.
“Jangan sampai jurnalis kalah dengan materi hingga menggadaikan integritas sebagai wartawan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan JSI. Ia berharap organisasi tersebut mampu memberikan kontribusi positif serta manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.
“Selamat kepada JSI atas pengukuhannya. Semoga keberadaan JSI dapat memberikan manfaat bagi warga Sumenep,” ujar Fauzi.
Dalam kesempatan tersebut, Fauzi menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan insan pers, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan berbagai komponen lainnya.
Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui penyampaian informasi yang objektif, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Dengan adanya JSI sebagai corong pemerintah, membangun Sumenep tidak cukup hanya pada pemerintahannya saja. Semua harus saling bahu-membahu dalam membangun Sumenep,” katanya.
Fauzi juga menilai keberadaan media menjadi salah satu kekuatan penting dalam memperkenalkan berbagai potensi dan perkembangan Kabupaten Sumenep kepada masyarakat luas, termasuk publik di luar daerah.
“Keberadaan media ini menjadi salah satu kekuatan untuk membangun Sumenep serta memberikan informasi kepada publik yang berada di luar Sumenep,” lanjutnya.
Selain peran media dalam pembangunan, Bupati Fauzi turut mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan dan kekompakan di dalam organisasi. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi fondasi penting agar organisasi dapat berkembang dan mampu membangun citra positif di tengah masyarakat.
“Dalam organisasi perlu adanya asas kepercayaan dan kekompakan dalam memberikan citra yang baik,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Fauzi berharap JSI mampu melahirkan karya jurnalistik yang berkualitas serta memberikan edukasi kepada masyarakat.
Ia menekankan agar media tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga mampu menghadirkan pemberitaan yang mendidik, mencerdaskan, dan mendorong masyarakat semakin kritis serta sadar terhadap informasi.
Dengan pengukuhan tersebut, JSI diharapkan dapat menjadi wadah bagi para jurnalis di Sumenep untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.













Komentar