Arus Kendaraan Tetap Lancar Saat Tatorbangan Culture, Polisi Siapkan Jalur Pengalihan

Avatar

Sabtu, 12 September 2026 - 23:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel satlantas polsek kota, dalam penertiban lalulintas (DetakIndo.com).

Personel satlantas polsek kota, dalam penertiban lalulintas (DetakIndo.com).

SUMENEP | DetakIndo.com – Pelaksanaan Ritual Tatorbangan Culture di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, berlangsung dengan situasi lalu lintas yang relatif aman dan terkendali. Petugas kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah pengaturan arus untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan selama kegiatan berlangsung.

Pengamanan lalu lintas dilakukan jajaran Polsek Kota Sumenep dengan menerapkan rekayasa arus kendaraan di sejumlah titik. Pengendara yang melintas diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui kawasan Gelugur yang terhubung hingga TPA Torbang.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Di lapangan, sejumlah personel diterjunkan untuk memberikan arahan langsung kepada pengguna jalan. Tiga petugas, Rudi, Taufik, dan Ismail, secara bergantian melakukan pengaturan serta memastikan kendaraan yang melintas mengikuti skema yang telah ditentukan.

Situasi aman terkendali tanpa adanya insiden kemacetan seperti yang diisukan,” ujar Taufik saat ditemui di lokasi kegiatan.

Senada dengan itu, Rudi yang bertugas di salah satu titik persimpangan pengalihan mengatakan, petugas terus memberikan panduan kepada masyarakat agar tidak kebingungan saat melewati jalur alternatif.

Kami terus mengawal dan mengarahkan pengalihan lalu lintas lewat jalur Gelugur tembus TPA Torbang. Jalurnya sangat layak dan pengendara kami pandu dengan jelas,” ungkapnya.

Sementara itu, Ismail menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas telah dipersiapkan dengan mempertimbangkan kondisi di sejumlah wilayah yang pada waktu bersamaan juga menggelar kegiatan masyarakat.

Menurutnya, selain Tatorbangan Culture di Torbang, terdapat pula pertunjukan musik Ul Daul di Daramista yang berpotensi meningkatkan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan.

Kalau acara ini skemanya kita sudah jelas dan matang. Apalagi, bukan di daerah sini saja yang ada acara, berbarengan juga dengan pertunjukan musik Ul Daul di Daramista,” jelas Ismail.

Untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan roda empat, petugas dari arah barat mengimbau pengendara untuk berbelok di kawasan Pasar Lenteng. Sementara kendaraan dari arah timur diarahkan melalui pertigaan UNIBA.

Pengaturan tersebut juga dilakukan melalui koordinasi dengan jajaran Polsek Lenteng. Adapun kendaraan roda dua masih dapat melintas, dengan tetap mendapatkan imbauan dan arahan dari petugas di lapangan.

Untuk kendaraan roda empat, dari arah barat sudah kita imbau berbelok di kawasan Pasar Lenteng, dan dari arah timur kita arahkan di pertigaan UNIBA karena sudah kita siapkan alternatif, dengan berkoordinasi sama teman-teman Polsek Lenteng juga. Sedangkan untuk sepeda motor masih bisa masuk, tetap kita imbau dan arahkan secara humanis,” terangnya.

Kondisi tersebut juga mendapat respons positif dari pengguna jalan. Salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas mengaku sempat mengira akses menuju lokasi akan tertutup sepenuhnya.

Namun, kekhawatiran tersebut tidak terjadi lantaran petugas telah menyediakan jalur alternatif sekaligus memberikan arahan kepada pengendara.

Awalnya sempat mengira bakal buntu, tapi ternyata kita sudah disediakan alternatif jalan yang memadai. Tadi juga diarahkan secara baik, ramah, dan jelas oleh bapak-bapak dari Satlantas di persimpangan, jadi perjalanan kami sama sekali tidak terganggu,” katanya.

Pengaturan lalu lintas tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keseimbangan antara kelancaran aktivitas masyarakat dan keberlangsungan agenda kebudayaan di wilayah Sumenep.

Pelaksanaan rekayasa lalu lintas di lapangan juga berada dalam arahan dan pengawasan Kasatlantas Polresta Sumenep, Kompol Eko Aprianto, S.I.K., M.H.

Dengan koordinasi lintas sektor serta penempatan personel di sejumlah titik, kegiatan Tatorbangan Culture dapat berlangsung tanpa mengabaikan kepentingan pengguna jalan. Pendekatan pengamanan yang persuasif dan terukur juga menjadi langkah penting agar kegiatan budaya tetap berjalan meriah, sementara mobilitas masyarakat tetap terjaga.

Berita Terkait

DRT The Big Family Bidik Pasar Nasional, Rokok Lokal Madura Makin Perluas Distribusi
BPRS Bhakti Sumekar Sumenep Digancar Penghargaan KEJAR Award 2026 OJK
Katimker Sumenep Dorong Modernisasi Pertanian, Tanam Padi Metode PM-AAS di Desa Bragung
PENGURUS BADKO HMI JAWA TIMUR DESAK POLDA JATIM DAN KEJATI JATIM PERIKSA PT GRAHA MULIA JAYA MINERAL
BBM Antre Berjam-jam, KOPRI PMII Jatim Pertanyakan Kesiapan Distribusi: Jangan Rakyat Jadi Korban
KKN Universitas Annuqayah Posko 48 Aktifkan Kembali Upacara di Yayasan Nurul Hajar
Dandim 0827/Sumenep Tinjau Langsung Pembangunan Jembatan Belimbing, Besi WF Segera Dipasang
“Jangan Jadikan Nahdliyyin Komoditas Politik”, Ansor Sumenep Desak Evaluasi Menteri Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:49 WIB

Arus Kendaraan Tetap Lancar Saat Tatorbangan Culture, Polisi Siapkan Jalur Pengalihan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:04 WIB

DRT The Big Family Bidik Pasar Nasional, Rokok Lokal Madura Makin Perluas Distribusi

Jumat, 11 September 2026 - 18:21 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Sumenep Digancar Penghargaan KEJAR Award 2026 OJK

Kamis, 10 September 2026 - 10:28 WIB

Katimker Sumenep Dorong Modernisasi Pertanian, Tanam Padi Metode PM-AAS di Desa Bragung

Rabu, 9 September 2026 - 17:53 WIB

BBM Antre Berjam-jam, KOPRI PMII Jatim Pertanyakan Kesiapan Distribusi: Jangan Rakyat Jadi Korban

Berita Terbaru