Sumenep-Blitar Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembangunan dan Pelayanan Publik

Avatar

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dengan Pemerintah Kabupaten Blitar di Pendopo Agung Sumenep (DetakIndo.com).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dengan Pemerintah Kabupaten Blitar di Pendopo Agung Sumenep (DetakIndo.com).

SUMENEP | DetakIndo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dan Pemerintah Kabupaten Blitar memperkuat sinergi pembangunan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama.

Kerja sama antardaerah tersebut menjadi langkah strategis untuk membuka ruang kolaborasi dalam berbagai sektor sekaligus mendorong peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah.

Penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Bupati Blitar Rijanto di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim dan Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansyah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kerja sama antardaerah memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan. Menurutnya, masing-masing daerah memiliki potensi, pengalaman, serta sumber daya yang dapat dikolaborasikan untuk memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Kerja sama ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, mengembangkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah bagi masyarakat,” kata Achmad Fauzi saat penandatanganan kesepakatan bersama.

Ia menyampaikan, kolaborasi antara Sumenep dan Blitar diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menghasilkan kerja sama konkret di berbagai sektor yang memiliki peluang untuk dikembangkan bersama.

Sejumlah sektor yang berpotensi menjadi ruang kolaborasi di antaranya pertanian, peternakan, kelautan, serta bidang lain yang berkaitan dengan kebutuhan dan potensi daerah.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kedua pemerintah daerah untuk membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang yang memiliki potensi untuk dikembangkan bersama,” jelasnya.

Achmad Fauzi menegaskan, penandatanganan MoU bukan sekadar seremoni. Kesepakatan tersebut harus ditindaklanjuti oleh masing-masing perangkat daerah melalui program dan kegiatan yang nyata, terukur, serta berkelanjutan.

Yang terpenting setelah dilakukan penandatanganan ini adalah tindak lanjut melalui perangkat daerah supaya memberikan dampak positif bagi masyarakat kedua daerah,” tegasnya.

Ia berharap kerja sama Sumenep dan Blitar dapat melahirkan berbagai program konkret yang mampu mendukung percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, sinergi antarpemerintah daerah menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai tantangan pembangunan diharapkan dapat ditangani secara lebih efektif dan terintegrasi.

Sinergi antarpemerintah daerah menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah, sehingga kolaborasi yang kuat serta berbagai persoalan pembangunan diharapkan bisa tertangani secara efektif dan terintegrasi,” pungkas Achmad Fauzi.

Berita Terkait

Penerima RTLH 2026 Masih Menunggu Kepastian, DPRD Sumenep Minta Pemerintah Jelaskan Kendala
GMS Geruduk Inspektorat Sumenep, Soroti Pengawasan APBD, BUMD hingga Persoalan Lahan Dungkek
Ketahanan Pangan Jadi Perhatian, JSI Beri Penghargaan kepada DKPP Sumenep
Pengukuhan JSI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme dan Integritas Jurnalis
Arus Kendaraan Tetap Lancar Saat Tatorbangan Culture, Polisi Siapkan Jalur Pengalihan
DRT The Big Family Bidik Pasar Nasional, Rokok Lokal Madura Makin Perluas Distribusi
BPRS Bhakti Sumekar Sumenep Digancar Penghargaan KEJAR Award 2026 OJK
Katimker Sumenep Dorong Modernisasi Pertanian, Tanam Padi Metode PM-AAS di Desa Bragung

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:10 WIB

Penerima RTLH 2026 Masih Menunggu Kepastian, DPRD Sumenep Minta Pemerintah Jelaskan Kendala

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

Sumenep-Blitar Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembangunan dan Pelayanan Publik

Rabu, 16 September 2026 - 18:10 WIB

GMS Geruduk Inspektorat Sumenep, Soroti Pengawasan APBD, BUMD hingga Persoalan Lahan Dungkek

Selasa, 15 September 2026 - 19:51 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Perhatian, JSI Beri Penghargaan kepada DKPP Sumenep

Sabtu, 12 September 2026 - 23:49 WIB

Arus Kendaraan Tetap Lancar Saat Tatorbangan Culture, Polisi Siapkan Jalur Pengalihan

Berita Terbaru