BANRAAS, SUMENEP | Detakindo.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah Posko 48 menggelar program “Rumah Belajar” di Yayasan Madrasah Nurul Hajar, Desa Banraas, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.
Program tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa dalam mendorong kemampuan literasi dan keterampilan menulis siswa. Kegiatan dilaksanakan satu kali dalam sepekan, mulai 31 Agustus hingga 20 September 2026, dan diikuti siswa-siswi jenjang MTs dan SMA Nurul Hajar.
Materi yang diberikan berfokus pada tiga jenis tulisan, yakni puisi, cerpen, dan berita. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mempraktikkan proses menulis dengan pendampingan mahasiswa KKN.
Materi cerpen dibimbing Nuril Hasan Assyuja’i dan Khoiruz Zaman. Sementara penulisan puisi disampaikan Moh. Ali Mahmud, sedangkan materi jurnalistik dan penulisan berita diampu Riqi Solihin.
Dalam praktik jurnalistik, siswa diperkenalkan pada unsur 5W+1H, cara menemukan informasi penting, serta menyusun berita secara runtut dan faktual. Sementara dalam penulisan puisi dan cerpen, peserta diarahkan untuk mengembangkan ide, memilih kata, membangun alur, serta menuangkan pengalaman dalam bentuk karya.
Ketua KKN Universitas Annuqayah Posko 48, Moh. Dzikrillah Majid Al Anshori, mengatakan Rumah Belajar dirancang sebagai ruang bagi siswa untuk belajar sekaligus berani menuangkan gagasan melalui tulisan.
“Kami ingin Rumah Belajar ini tidak hanya menjadi tempat untuk menerima materi, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk berani menulis dan menuangkan ide mereka. Harapannya, setelah kegiatan ini selesai, kebiasaan membaca dan menulis tetap dilanjutkan oleh para siswa,” ujarnya.
Menurutnya, keterampilan menulis membutuhkan latihan yang berkelanjutan. Karena itu, kegiatan lebih banyak diarahkan pada praktik agar siswa terbiasa mengembangkan ide dan menyusunnya menjadi sebuah tulisan.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa juga diberikan kesempatan berdiskusi dan mendapatkan evaluasi terhadap karya yang mereka buat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri sekaligus kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan secara sistematis.
Mahasiswa KKN Posko 48 berharap program Rumah Belajar tidak berhenti sebagai kegiatan selama masa pengabdian, tetapi dapat mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca, menulis, dan berdiskusi di lingkungan Yayasan Madrasah Nurul Hajar.
Melalui program tersebut, mahasiswa berharap lahir generasi muda yang lebih kritis, kreatif, dan percaya diri dalam mengembangkan serta menyampaikan gagasan melalui karya tulis.













Komentar