Kolaborasi Global FBiPK UB Dorong Penguatan Riset dan Pembelajaran

Avatar

Minggu, 13 September 2026 - 21:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Brawijaya perkuat internasionalsasi pembelajaran dan riset (DetakIndo.com).

Universitas Brawijaya perkuat internasionalsasi pembelajaran dan riset (DetakIndo.com).

Malang | DetakIndo.com – Fakultas Bio-industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) terus memperluas jejaring akademik internasional guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan riset. Upaya tersebut diwujudkan melalui Program Adjunct Professor yang menghadirkan akademisi dari Lincoln University, New Zealand.

Dalam program tersebut, FBiPK UB menggandeng Ani Kartikasari, Ph.D., yang merupakan Senior Lecturer di Lincoln University. Salah satu agenda kegiatan digelar secara daring pada Jumat, 11 September 2026, melalui kuliah akademik bertajuk Metode Penelitian Sosial Ekonomi.

Pada kesempatan itu, Ani Kartikasari membawakan materi bertema “From Social-Economic Problems to Researchable Questions: What Undergraduate Students Can Research in Indonesia.” Materi tersebut memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai proses mengidentifikasi persoalan sosial ekonomi di tengah masyarakat hingga mengembangkannya menjadi pertanyaan penelitian yang dapat dikaji secara ilmiah.

Mahasiswa diajak memahami bahwa sebuah penelitian tidak hanya berangkat dari teori, tetapi juga dapat dimulai dari persoalan nyata yang ditemukan dalam kehidupan masyarakat. Selanjutnya, persoalan tersebut perlu dirumuskan secara lebih fokus, relevan, terukur, dan memungkinkan untuk dianalisis melalui pendekatan ilmiah.

Penguatan kemampuan tersebut dinilai penting dalam mendukung penerapan research-based learning, sekaligus mempersiapkan mahasiswa dalam menyusun penelitian, khususnya untuk tugas akhir.

Program Adjunct Professor sendiri tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan kuliah tamu. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun kerja sama akademik yang lebih luas antara Universitas Brawijaya dan Lincoln University.

Kolaborasi kedua perguruan tinggi tersebut diharapkan mampu membuka peluang pengembangan penelitian bersama, peningkatan kualitas pembelajaran, publikasi ilmiah di tingkat internasional, hingga perluasan jejaring akademik yang berkelanjutan.

Salah satu fokus penelitian yang tengah dikembangkan berkaitan dengan transformasi sistem pangan dan persoalan food waste. Penelitian bersama tersebut mengangkat tema “Understanding the Determinants of Food Waste Behaviour among Urban Households in Indonesia: Does Online Food Delivery Play a Role?”

Riset tersebut berupaya mengkaji berbagai faktor yang memengaruhi perilaku pembuangan makanan pada rumah tangga perkotaan di Indonesia, termasuk kemungkinan peran perkembangan layanan pemesanan makanan secara daring terhadap pola konsumsi masyarakat dan munculnya food waste.

Kepakaran Ani Kartikasari di bidang social business, social entrepreneurship, pembangunan pedesaan berkelanjutan, perilaku konsumen, serta inclusive value chains menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung arah kolaborasi tersebut.

Bidang keilmuan tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan berbagai isu strategis yang tengah menjadi perhatian FBiPK UB, terutama transformasi sistem pangan, pembangunan berkelanjutan, serta penguatan ekonomi yang inklusif.

Moh. Shadiqur Rahman, S.Pi., M.P., Ph.D., selaku host Program Adjunct Professor, mengatakan kerja sama internasional tersebut diharapkan mampu menghasilkan bentuk kolaborasi yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Program Adjunct Professor ini kami harapkan tidak hanya menjadi kegiatan perkuliahan atau berbagi pengalaman akademik. Lebih dari itu, kami ingin membangun kolaborasi nyata dalam penelitian bersama, publikasi internasional, serta pengembangan jejaring akademik jangka panjang antara FBiPK UB dan Lincoln University,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa peserta menilai materi yang disampaikan memberikan sudut pandang baru dalam memahami proses penelitian. Menurutnya, mahasiswa menjadi lebih mudah melihat keterkaitan antara persoalan yang terjadi di masyarakat dengan penyusunan topik penelitian.

Dari materi ini kami belajar bahwa penelitian bisa dimulai dari masalah nyata di sekitar kita. Selanjutnya, kami diarahkan untuk menyusun pertanyaan penelitian agar lebih fokus dan sesuai dengan persoalan yang ingin dikaji,” ungkapnya.

Selain kegiatan perkuliahan, Program Adjunct Professor juga diharapkan dapat mendorong lahirnya publikasi ilmiah internasional bereputasi. Kolaborasi tersebut turut membuka peluang kontribusi akademik terhadap jurnal yang berafiliasi dengan Universitas Brawijaya.

Melalui penguatan kerja sama lintas negara ini, FBiPK UB berkomitmen membangun ekosistem akademik yang menghubungkan pembelajaran, penelitian, publikasi, dan jejaring internasional secara terpadu.

Berita Terkait

Bantu Pengurus OSIS Makin Kompak, KKN Posko 48 Annuqayah Gelar Sekolah Organisasi
KKN Universitas Annuqayah Posko 48 Aktifkan Kembali Upacara di Yayasan Nurul Hajar
Mahasiswa BKI UNIBA Madura Torehkan Prestasi di TECOMP 2026, Raih Juara Nasional hingga Grand Final

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:54 WIB

Kolaborasi Global FBiPK UB Dorong Penguatan Riset dan Pembelajaran

Rabu, 9 September 2026 - 12:16 WIB

Bantu Pengurus OSIS Makin Kompak, KKN Posko 48 Annuqayah Gelar Sekolah Organisasi

Rabu, 9 September 2026 - 11:06 WIB

KKN Universitas Annuqayah Posko 48 Aktifkan Kembali Upacara di Yayasan Nurul Hajar

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Mahasiswa BKI UNIBA Madura Torehkan Prestasi di TECOMP 2026, Raih Juara Nasional hingga Grand Final

Berita Terbaru

Universitas Brawijaya perkuat internasionalsasi pembelajaran dan riset (DetakIndo.com).

Pendidikan

Kolaborasi Global FBiPK UB Dorong Penguatan Riset dan Pembelajaran

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:54 WIB