PAN Tembus 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata di Tengah Masyarakat

Avatar

Senin, 14 September 2026 - 17:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BM PAN, Slamet Arriyadi (DetakIndo.com).

Ketua BM PAN, Slamet Arriyadi (DetakIndo.com).

JAKARTA | DetakIndo.com – Partai Amanat Nasional (PAN) mencatatkan tingkat elektabilitas sebesar 5,6 persen berdasarkan hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI). Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi partai sekaligus tantangan untuk semakin memperkuat kerja politik di tengah masyarakat.

Dalam pemetaan elektabilitas partai politik yang dirilis PPI, PAN berada di posisi kedelapan. Sementara posisi teratas ditempati Partai Gerindra dengan elektabilitas 18,3 persen, diikuti PDI Perjuangan 14 persen dan Golkar 13 persen.

Hasil survei tersebut disampaikan Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, melalui kanal YouTube Adi Prayitno Official, Sabtu (5/9/2026).

Survei PPI dilaksanakan pada 20 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden. Responden tersebar di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, dan 120 desa/kelurahan.

Survei tersebut memiliki margin of error sekitar ±2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Adi Prayitno menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihan terhadap PAN. Di antaranya persepsi terhadap kinerja PAN yang dirasakan masyarakat sebesar 11,7 persen, kualitas tokoh partai 10 persen, serta pengalaman masyarakat menerima bantuan sebesar 8,3 persen.

Menanggapi hasil tersebut, Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Slamet Ariyadi, mengatakan capaian elektabilitas PAN patut disyukuri. Namun, menurutnya, angka tersebut tidak boleh membuat seluruh kader berhenti berbenah.

Angka 5,6 persen tentu menjadi kabar baik bagi seluruh keluarga besar PAN. Tetapi ini bukan alasan untuk berpuas diri. Justru ini harus menjadi energi baru untuk bekerja lebih keras dan semakin dekat dengan rakyat,” ujar Slamet Ariyadi.

Ia menilai hasil survei tersebut harus diterjemahkan sebagai bentuk kepercayaan masyarakat yang perlu dijaga melalui kerja konkret. Menurutnya, popularitas dan elektabilitas partai akan memiliki makna apabila dibarengi dengan keberadaan kader yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Bagi kami, survei bukan sekadar angka. Di balik angka itu ada kepercayaan masyarakat. Tugas kita adalah menjaga kepercayaan tersebut dengan terus hadir, mendengar aspirasi, membantu masyarakat, dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Slamet menekankan agar kerja politik PAN tidak berhenti pada penyampaian gagasan atau agenda politik semata. Ia mendorong seluruh kader untuk lebih aktif turun ke lapangan dan memahami persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung.

PAN harus menjadi partai yang hadir ketika rakyat membutuhkan. Kita harus turun, mendengar langsung persoalan masyarakat, kemudian mencari jalan keluar dan memperjuangkannya melalui kerja politik,” katanya.

Dorongan tersebut juga diarahkan kepada kalangan muda PAN. Slamet berharap BM PAN dapat menjadi salah satu kekuatan yang mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai aktivitas sosial dan politik yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Generasi muda PAN harus terus bergerak. Kita ingin energi anak muda menjadi kekuatan untuk menghadirkan PAN yang semakin dekat dengan masyarakat dan semakin banyak memberikan manfaat,” ujarnya.

Berdasarkan survei PPI, setelah Gerindra, PDIP, dan Golkar, elektabilitas berikutnya ditempati PKB sebesar 9,7 persen, Demokrat 7,7 persen, PKS 6,9 persen, NasDem 5,7 persen, dan PAN 5,6 persen.

Bagi Slamet, posisi tersebut bukanlah garis akhir. Justru capaian itu harus menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas kerja kader di berbagai tingkatan.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada PAN.

Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada PAN. Kepercayaan ini akan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tuturnya.

Slamet kembali mengingatkan seluruh kader agar tidak menjadikan hasil survei sebagai alasan untuk berpuas diri. Menurutnya, tingkat kepercayaan publik harus dijaga melalui konsistensi kerja dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

PAN harus terus bergerak, terus bekerja, dan terus hadir membantu rakyat. Sebab kepercayaan masyarakat tidak cukup dijawab dengan janji, tetapi harus dibuktikan melalui kerja nyata,” pungkasnya.

Berita Terkait

“Jangan Jadikan Nahdliyyin Komoditas Politik”, Ansor Sumenep Desak Evaluasi Menteri Desa
Kembali Dipercaya, KH Miftachul Akhyar Jadi Rais Aam PBNU Periode 2026–2031
Gus Kikin Dipercaya Pimpin PBNU 2026–2031, Muktamar ke-35 di Jombang Masuki Babak Baru
9 Ulama Raih Suara Tertinggi AHWA Muktamar ke-35 NU, KH Nurul Huda Djazuli Puncaki Perolehan
IKA PMII Bedah Buku Kepemimpinan di Muktamar ke-35 NU, Soroti Masa Depan NU di Era Digital
Jelang Aksi 27 Agustus, Aktivis Pati Supriyono Klaim Rekening dan WhatsApp Diblokir
Serukan Boikot Bank Mandiri, Mantan Ketua BEM UPI Sumenep Desak Transparansi Rekening Mas Botok
Dari Kampus Pahlawan Santri, Presiden BEM UNIB Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:58 WIB

PAN Tembus 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata di Tengah Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 12:22 WIB

“Jangan Jadikan Nahdliyyin Komoditas Politik”, Ansor Sumenep Desak Evaluasi Menteri Desa

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Kembali Dipercaya, KH Miftachul Akhyar Jadi Rais Aam PBNU Periode 2026–2031

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Gus Kikin Dipercaya Pimpin PBNU 2026–2031, Muktamar ke-35 di Jombang Masuki Babak Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:35 WIB

9 Ulama Raih Suara Tertinggi AHWA Muktamar ke-35 NU, KH Nurul Huda Djazuli Puncaki Perolehan

Berita Terbaru

Universitas Brawijaya perkuat internasionalsasi pembelajaran dan riset (DetakIndo.com).

Pendidikan

Kolaborasi Global FBiPK UB Dorong Penguatan Riset dan Pembelajaran

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:54 WIB